Friday, June 22, 2007

Saturday, February 24, 2007

Ada yang Super Imut di ADEX


Udah lama banget gak pameran, mungkin terakhir saat di Pasar Seni ITB saat masih kuliah dulu tahun 1999 kalo gak salah. Nah, tahun ini PPPI DIY mengadakan Advertising Expo di Galeria Mall, 24-28 Februari 2007: Petakumpet nongol lagi disitu. Standnya imut di pojok, sebelahnya Mavindo dan berhadapan dengan FBC. Tapi yang paling fresh, ada SPG yang jaga disitu.. Pertama kalinya Petakumpet menggunakan jasa SPG. He he he... coba deh liat saat sedang nunggu pamerannya dibuka. Ayo maen yaa, ada konsultasi promosi gratis lohhh..

Friday, February 23, 2007

Di Malam Persiapan



Saat cita-cita jadi model tak kesampaian, yang ada tinggal harapan menatap kamera dengan hati hampa...



Saingan terberat Trio Macan saat ini... Rrraummmm, digoyang yuuukkk...



Siapa yang tahu kepanjangannya Gamjor? He he he...

Sunday, January 28, 2007

Joged Aerobik

Adalah sebuah joged asal-asalan (asal joged) yang telah dilaksanakan dengan gegap gempita oleh Copy Writer yang baru selepas azan maghrib dengan iringan lagu cucak rowo (asal nyanyi juga). Dalam rangka menyemarakkan (padahal digarapi) acara introducing new building petakumpet diantara petak sawah di Jl. Godean.
Juga dalam rangka penglepasan bagian Marketing yang resign yaitu Mbak Suz(c)an dan ulang tahun-nya Mbak Rina.
Semoga dengan gedung yang lebih baik, ke depannya petakumpet juga lebih batik eh baik!

Saturday, December 23, 2006

Sunday, November 26, 2006

Menuju 9 Finalis Dji Sam Soe Award 2006

Dewan juri tetap "Dji Sam Soe Award 2006" menetapkan sembilan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terbaik sebagai finalis untuk selanjutnya mengikuti seleksi untuk memilih tiga pemenang, kata salah satu anggota dewan juri tetap Arief Mulyadi di Jakarta, Kamis.

Kesembilan UKM itu adalah PT. Pembina Raga yang bergerak di bidang pembuatan alat peraga pendidikan, PT. Surya Sejahtera yang bergerak di bidang penyediaan barang dan jasa bengkel, PT. Petakumpet yang menggeluti bisnis periklanan, CV. Ridaka yang menyediakan bermacam kerajinan dan tenun. Selanjutnya, CV. Nur Teknik yang bergerak dalam pembuatan alat kedokteran, CV Bunga Indah Farm dan Kelompok Usaha Tani Sayur Organik yang bergerak di bidang Agribisnis, serta Bakmi Raos dan Amanda Brownies yang menggeluti bisnis makanan.

"Sembilan UKM itu akan mempresentasikan bisnis mereka untuk dicari tiga pemenang," kata Arief Mulyadi ketika mengumumkan kesembilan UKM terbaik tersebut.

Dalam presentasi itu, kesembilan UKM tersebut akan memaparkan segala sisi kegiatan usaha sekaligus menunjukkan jiwa kewirausahaan kepada Juri Kehormatan yang terdiri dari para pelaku bisnis yang sukses di bidangnya, kata Arief yang juga Kepala Divisi Manajemen Mutu PT Permodalan Nasional Madani itu.

Dji Sam Soe Award 2006 adalah ajang penghargaan UKM kedua yang diadakan PT HM Sampoerna Tbk bekerjasama dengan PT Tempo Inti Media Tbk.

Secara umum, ajang itu mensyaratkan kepemilikan omset UKM senilai Rp1 miliar sampai Rp5 miliar per tahun, kepemilikan aset (bukan tanah dan bangunan) maksimal Rp1 miliar, kepemilikan karyawan minimal sepuluh orang, dan kontinyuitas operasional usaha minimal tiga tahun.

Proses sosialisasi dan pendaftaran penghargaan itu berlangsung sejak Juli hingga Agustus 2006 dengan menjaring 5.112 UKM. Setelah melalui proses seleksi berdasar proses usaha, penerapan aktivitas perencanaan, organisasi, dan pengawasan, dewan juri tetap memilih 234 UKM yang bisa melanjutkan ke tahap seleksi selanjutnya.

Selanjutnya, melalui verifikasi langsung di lapangan untuk mengetahui semangat kewirausahaan dan kejelian memanfaatkan kesempatan, didapatkan sembilan UKM terbaik sebagai finalis.

Proses akhir "Dji Sam Soe Award 2006" berupa presentasi sembilan UKM finalis akan menentukan tiga pemenang yang berhak atas piala dan uang tunai dengan total Rp108 juta.

Dalam keterangannya, M. Arief Budiman (Managing Director PT. Petakumpet) mengatakan,"Kami mengucapkan terima kasih untuk semua pihak yang terus mendukung sehingga prestasi menuju finalis Dji Sam Soe Award 2006 ini berhasil diraih. Tapi ini barulah awal, karena kami ingin berprestasi lebih baik lagi. Semoga kami mampu berbuat yang terbaik di babak final nanti. Kompetitornya hebat-hebat dan jauh lebih berpengalaman. Seperti apapun hasilnya nanti, saat ini saya optimis. Karena saya emang jarang pesimis, he he he..."

Dengan semangat good is not enough, creative agency yang didominasi anak muda ini akan kembali berkompetisi dengan 8 UKM terbaik di Indonesia pada awal Desember ini. Mampukah Petakumpet meraih yang terbaik? Kita tunggu saja hasilnya.

Daftar lengkap finalis ada di: www.djisamsoe.com/ukm

Thursday, November 23, 2006

New Client: Digital Studio College

Setelah melewati proses pitching yang seru dengan Srengenge Advertising, PT. Petakumpet memenangkan klien baru: Digital Studio College Jakarta untuk menangani kampanye promosi 2007.

Bp. Andi S. Boediman dari Digital Studio mengungkapkan, "Keunggulan Petakumpet terletak pada upaya creative breaktrough dalam merancang promotion tools yang berkarakter. Kekuatan karakter itulah yang dibutuhkan Digital Studio College ke depan untuk bersaing dengan lembaga pendidikan kreatif sejenis."

Apep Suherliana (Marketing Head Petakumpet) dalam keterangannya menyebutkan,"Upaya mendapatkan kepercayaan klien baru lewat pitching ini sangat fair, agar klien mendapatkan agency dengan output kreatif terbaik dan budget yang kompetitif. Jadi jika ada undangan pitch lagi, jangan malu-malu untuk menghubungi saya di 0274-373847."

(Waduh, press release kok malah promosi ki piye thoo...)

Thursday, October 05, 2006

Refresh Ruangan

Buat temen-temen yang lama gak maen ke Petakumpet, ada info terbaru: sejak awal Oktober kemarin ruangan kreatif di sebelah barat sekarang move ke timur bergabung dengan bala kurawa yang lain. Selain biar lebih fresh, juga agar style-nya makin compact alias singset: tertata secara lebih integrated dan mempertahankan hanya elemen & tools terpenting.

Diharapkan, dengan komposisi ruang yang lebih ringkes, gerakannya pun makin gesit. Siap berkompetisi sambil tersenyum. Siap menjadi yang terbaik tanpa harus merendahkan yang mediocre.

Akhirnya, sekaranglah saatnya menyusun kuda-kuda baru. Untuk maju seratus langkah di depan, kita perlu mundur beberapa langkah. Bukan karena gentar, tapi karena sebagai satu tim: kita sangat penuh perhitungan. Dan a built to last company, tak pernah bisa dibangun dengan cara instant.

Selamat me-refresh ruangan, selamat me-refresh isi otak untuk output kreatif yang lebih mengejutkan.

Sang Pemimpi Klien



Iklan, dalam pakem M. Arief Budiman, tetap harus bisa membantu klien untuk mencapai tujuan marketing. Lantaran itu, puluhan award kreatif yang dimenangkan Petakumpet akhirnya dianggap sebagai bonus.

Petakumpet adalah pelanggan award Pinasthika. Rasanya Anda harus setuju dengan statement tersebut. Terhitung sejak festival kreatif ini dirilis menjadi event nasional 2003, agency yang berdomisili di kota gudeg itu tak pernah terlewat mendapatkan penghargaan. Tahun 2003 mereka memetik 9 award. 2004 dengan 7 award. Tahun 2005 dengan raihan 6 award kategori gold dan 14 penghargaan lain mereka akhirnya diganjar sebagai Agency of The Year. Terkini dalam Pinasthika 2006, Petakumpet diakui sebagai The Most Creative Agency.

By the way, M. Arief Budiman sang Managing Director tak hendak berhenti di situ. “Saya tidak menginginkan tim saya selalu mengenang prestasi masa lalu. Hal terbaik yang kita lakukan di masa lalu hanya akan menjadi track record. Kualitas kita diukur dari prestasi hari ini, bukan kemarin,” ujarnya lugas.

Kendati sederet prestasi yang sudah disebut di atas bersentuhan dengan faktor kreativitas, profesional 31 tahun ini ternyata mengukur kualitas iklan bukan semata dari sisi itu. Pakem iklan – baginya – harus tetap bisa membantu klien untuk mencapai tujuan marketing. Entah itu brand building, selling ataupun objective yang lain. Iklan memang bukan hanya pentas kreatif.

“Makanya award bagi kami cuma bonus. Job utama kami adalah men-support kebutuhan promosi klien,” ucapnya panjang lebar.

Sebagai penyedia jasa, klien menjadi faktor yang paling diutamakan oleh Petakumpet. Puluhan creative award yang mereka menangkan – menurut pengakuan pria yang gemar bermimpi ini – tak pernah bisa menggantikan hangatnya hubungan yang saling mendukung dengan klien. Tanpa kedekatan itu, prestasi tidak akan banyak gunanya. Lantaran itulah di Petakumpet, Arief selalu bicara: strategi, strategi, strategi. Mereka tidak akan mengeksekusi sebuah iklan tanpa strategi yang kuat.

Tidak lelahkah Arief sebagai pribadi mengurusi kebutuhan klien setiap saat? Cobalah Anda buka blognya. Disana Anda akan mendapatkan sisi lain dari alumnus Diskomvis Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta yang dikutuk menjadi mahasiswa teladan tingkat institut dan wisudawan terbaik tahun 1999.

Ia bukannya tak pernah merasa muak dengan rutinitas 24 jam yang menjebak orbit otaknya. Pada saat-saat itulah Arief banyak melakukan refleksi diri dengan cara bersahaja. Secangkir teh panas, kenangan tentang almarhumah nenek tercinta, sehalaman catatan pinggir Goenawan Mohamad, sekutip dua puisi, prosa atau sebendel novel bahkan sekedar diam menyesap waktu, niscaya akan mengembalikannya menjadi diri yang utuh. Dan di matanya, dunia pun terlihat kembali berkilau.


Artikel dikutip dari Advertiser of The Month
Majalah MIX 09 / III, 25 Sept – 25 Okt 2006
Diliput dan ditulis oleh: Nurur R. Bintari

Monday, October 02, 2006

Petakumpet Semifinalis Djie Sam Soe Award 2006



PT. Petakumpet melangkah lagi ke babak selanjutnya di Djie Sam Soe Award, sebagai satu-satunya advertising agency kategori UKM yang masuk semifinalis DSS Award.

Dari 5112 formulir yang mendaftar untuk Djie Sam Soe Award UKM Award 2006, tim juri yang terdiri dari Kelompok TEMPO Media, Dunamis, Swiss Contact dan PNM melakukan seleksi administratif hingga tersaring 2112 peserta. Dari jumlah tersebut dilakukan seleksi melalui interview telepon dan tersaring 650 peserta. Melalui proses penilaian berbagai sisi, tim juri telah menetapkan 234 semifinalis yang berhak mengikuti babak kualifikasi selanjutnya.

Dewan Juri
Swisscontact, dengan keterlibatan dalam bidang UKM yang bermula di Bandung pada tahun 1989 dengan bantuan yang diberikan melalui asosiasi UKMPT Permodalan Nasional Madani (PERSERO), penyedia jasa pembiayaan termasuk kredit program dan jasa manajemen untuk UMKMK (Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi). Dunamis Organization Services, penyedia pelatihan-pelatihan manajemen perusahaan, kepemimpinan dan pembentukan tim demi mencapai hasil usaha yang maksimal.

Apakah langkah agency paling kreatif di Jogja ini akan terus berlanjut ke babak berikutnya? Kami mohon doa restunya...

Info selengkapnya cek di: http://www.djisamsoe.com/ukm/